Tampilkan postingan dengan label Hacking News. Tampilkan semua postingan
Penjelasan Adanya HOAX Terkait informasi viral Sistem Big Data Cyber Security dan Cybercrime Police
0
Menanggapi informasi yang beredar melalui berbagai media beberapa waktu belakangan ini terkait dengan adanya sistem big data cyber security dan cybercrime police dapat kami tegaskan informasi yang viral tersebut adalah HOAX, dan kami sampaikan sebagai berikut.
Menanggapi informasi yang beredar melalui berbagai media beberapa waktu belakangan ini terkait dengan adanya sistem big data cyber security dan cybercrime police dapat kami tegaskan informasi yang viral tersebut adalah HOAX, dan kami sampaikan sebagai berikut.
- #1informasi tersebut merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau merupakan informasi hoax.
- #2Kementerian Kominfo telah berkoordinasi baik secara internal maupun dengan instansi lain untuk mengkonfirmasi hal ini dan fakta yang ada menegaskan bahwa sistem sebagaimana dimaksudkan dalam hoax tersebut tidak diterapkan pada Instansi Pemerintah di Indonesia.
- #3Teknologi Big Data merupakan teknologi pengolah data yang telah umum diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat saat ini, termasuk di Indonesia; baik untuk kepentingan korporasi maupun pemerintahan. Teknologi ini, pada dasarnya, dimaksudkan untuk memampukan pengolahan data dari berbagai sumber dengan efektif dan efisien. Akan tetapi, penerapan teknologi big data disertai pembatasan-pembatasan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka melindungi Hak Asasi Warga Negara.
- #4Peraturan perundang-undangan di Indonesia telah mengatur perlindungan data atau informasi dan pembatasan penggunaannya. Antara lain dalam UU ITE, UU Telekomunikasi, UU Keterbukaan Informasi Publik, UU Perbankan, UU Perlindungan Konsumen, dan sebagainya. Oleh karena itu, penerapan teknologi big data juga harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang dimaksud.
- #5Pada prinsipnya, pengawasan terhadap aktivitas seseorang di Internet dapat melanggar hak konstitusi warga negara khususnya mengenai privasi dan kebebasan berekspresi serta berkomunikasi. Perlindungan terhadap privasi, dan kebebasan berekspresi serta berkomunikasi merupakan bagian penting dari pengembangan demokrasi dan selaras dengan instrumen internasional.
- #6Indonesia menjunjung tinggi penegakan hak asasi manusia melalui berbagai peraturan perundang-undangan yang ada. Oleh karena itu, penerapan sistem informasi yang dapat melanggar hak asasi manusia akan dilakukan assessment yang komprehensif untuk memastikan tidak terjadinya pelanggaran hak asasi manusia.
- #7Dalam perundang-undangan di Indonesia dikenal adanya intersepsi atau penyadapan. Hal ini dilakukan untuk kepentingan penegakan hukum berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tetap menjaga dan menghormati hak asasi manusia.
- #8Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh terhadap informasi yang menyesatkan tersebut.
- Sumber: https://kominfo.go.id
By : Rio Ajikid
Peretas Ini Hanya Lulusan Smp, Tapi Sudah bisa Retas Mulai Ojek Online Hingga Polri Pun Dijebol
0
Otak pelaku sindikat peretas atau hacker remaja terhadap situs jual beli tiket online, tiket.com senilai Rp 4,1 miliar akhirnya dibekuk polisi.
Haikal alias SH (19) ditangkap petugas Siber Bareskrim Polri di perumahan Pesona Gintung Residen, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/3/2017) siang.
Tiga anak buahnya lebih dulu dibekuk di Balikpapan, Kalimantan Timur, dua hari lalu.
Haikal terbilang hacker hebat. Sebab, usianya baru 19 tahun dan hanya lulusan SMP.
Tapi reputasinya di dunia hacker tidak main-main. Ia sudah meretas lebih dari 4.600 situs.
Mulai dari situs pemerintah pusat hingga daerah, bahkan situs institusi Polri juga pernah dijebolnya.
Hal itu disampaikan Kanit III Subdit I Direktorat VI Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi, saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (30/3/2017).
"Dari pemeriksaan ketiga tersangka, SH selaku pembobol telah berhasil membobol lebih dari 4.600 situs. Di antaranya situs milik Polri juga ada, situs milik pemerintah pusat dan daerah, beberapa situs luar negeri dan bahkan situs ojek online juga dibobol," ungkap Idam.
Haikal tidak semata mencari keuntungan saat ingin menjebol suatu situs.
Tapi, ia juga sering meretas suatu situs, seperti situs lembaga tertentu, demi "unjuk gigi" di dunia hacker.
"Untuk menunjukan kelasnya, dia bisa membobol situs tertentu dengan mudahnya," katanya.
Yang tidak kalah hebat lagi, Haikal punya kemampuan meretas situs hanya belajar artikel-artikel di mesin pencari Google secara otodidak.
Kadiv Humas Mabes Polri Rikwanto dalam jumpa pers mengaku kaget begitu tahu situs institusinya dijebol oleh Haikal yang hanya seorang lulusan SMP.
"Kami baru tahu kalau situs kita dikerjain oleh seorang lulusan SMP," kata Rikwanto seraya tersenyum.
Otak pelaku sindikat peretas atau hacker remaja terhadap situs jual beli tiket online, tiket.com senilai Rp 4,1 miliar akhirnya dibekuk polisi.
Haikal alias SH (19) ditangkap petugas Siber Bareskrim Polri di perumahan Pesona Gintung Residen, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/3/2017) siang.
Tiga anak buahnya lebih dulu dibekuk di Balikpapan, Kalimantan Timur, dua hari lalu.
Haikal terbilang hacker hebat. Sebab, usianya baru 19 tahun dan hanya lulusan SMP.
Tapi reputasinya di dunia hacker tidak main-main. Ia sudah meretas lebih dari 4.600 situs.
Mulai dari situs pemerintah pusat hingga daerah, bahkan situs institusi Polri juga pernah dijebolnya.
Hal itu disampaikan Kanit III Subdit I Direktorat VI Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi, saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (30/3/2017).
"Dari pemeriksaan ketiga tersangka, SH selaku pembobol telah berhasil membobol lebih dari 4.600 situs. Di antaranya situs milik Polri juga ada, situs milik pemerintah pusat dan daerah, beberapa situs luar negeri dan bahkan situs ojek online juga dibobol," ungkap Idam.
Haikal tidak semata mencari keuntungan saat ingin menjebol suatu situs.
Tapi, ia juga sering meretas suatu situs, seperti situs lembaga tertentu, demi "unjuk gigi" di dunia hacker.
"Untuk menunjukan kelasnya, dia bisa membobol situs tertentu dengan mudahnya," katanya.
Yang tidak kalah hebat lagi, Haikal punya kemampuan meretas situs hanya belajar artikel-artikel di mesin pencari Google secara otodidak.
Kadiv Humas Mabes Polri Rikwanto dalam jumpa pers mengaku kaget begitu tahu situs institusinya dijebol oleh Haikal yang hanya seorang lulusan SMP.
"Kami baru tahu kalau situs kita dikerjain oleh seorang lulusan SMP," kata Rikwanto seraya tersenyum.
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
By : Rio Ajikid
Cara Hack Akun Facebook 2017 [Dengan Brute Password]
0
Halo apa kabar.. Kali ini saya mau share cara Hacking akun FB.. Pakai Metode BruteForcePassword, Kebetulan saya Nemu tools ini di sebuah grup underground.
Oke langsung aja.. Cara nya sangat Mudah,
Elo Tinggal membuat Wordlist password yg akan di gunakan untuk menyerang akun target.
Halo apa kabar.. Kali ini saya mau share cara Hacking akun FB.. Pakai Metode BruteForcePassword, Kebetulan saya Nemu tools ini di sebuah grup underground.
Oke langsung aja.. Cara nya sangat Mudah,
Elo Tinggal membuat Wordlist password yg akan di gunakan untuk menyerang akun target.
1.Pertama masuk ke sini Klik Me Senpai!!
2.Lalu Masukkan Username/email . Wordlist Password & Centang Use it Wisely Lalu HAJAR !
3.Loading Lama/engga nya Tergantung dari Kecepatan internet & banyak nya Wordlist yg elo pake. Kalo Brute sudah selesai & Password yg benar akan menjadi True
Contact Me
Facebook : Rio Ajikid
Instagram : rioajkd
Line : rioajkd
Grup FB : Indonesia Attack Cyber
2.Lalu Masukkan Username/email . Wordlist Password & Centang Use it Wisely Lalu HAJAR !
3.Loading Lama/engga nya Tergantung dari Kecepatan internet & banyak nya Wordlist yg elo pake. Kalo Brute sudah selesai & Password yg benar akan menjadi True
Kalau sudah dapat... Tinggal login aja Pake Password yg True tadi.
Wordlist nya sangat penting buat menentukan keberhasilan. kalo males Buat wordlist bs cari di GOOGLE. Tapi lebih enak buat sendiri,
Tutorial ini untuk Belajar & Ilmu pengetahuan. Gunakan dengan bijak ya...
Facebook : Rio Ajikid
Instagram : rioajkd
Line : rioajkd
Grup FB : Indonesia Attack Cyber
By : Rio Ajikid





